Musim Hujan Intens, BPBD Takalar Imbau Masyarakat Lakukan Mitigasi Mandiri

Takalarnews.com – Menghadapi potensi cuaca ekstrem, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Takalar (BPBD) mengeluarkan imbauan peringatan dini terkait ancaman curah hujan tinggi, banjir, dan angin kencang yang diperkirakan melanda wilayah Kabupaten Takalar dan sekitarnya pada periode 25 Februari hingga 10 Maret 2026.

Memasuki musim hujan dengan intensitas tinggi, BPBD Takalar melakukan sejumlah langkah persiapan guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor.

Kepala BPBD Takalar, Andi Arif Zainal, mengatakan pihaknya saat ini tengah memaksimalkan kesiapsiagaan, termasuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap peralatan kebencanaan serta ketersediaan logistik.

“Betul, musim hujan telah tiba sehingga dibutuhkan kesiapsiagaan. Persiapan yang kami lakukan saat ini adalah memeriksa kesiapan peralatan kebencanaan serta logistik yang ada, sebab itu yang paling utama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan bentuk kewaspadaan dan kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai potensi kejadian yang dapat terjadi selama musim hujan.

Dalam beberapa hari terakhir, lanjutnya, telah dilaporkan sejumlah kejadian pohon tumbang di beberapa titik akibat hujan deras yang disertai angin kencang di wilayah Takalar.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD juga membuka posko kebencanaan yang beroperasi selama 1×24 jam di kantor BPBD Takalar. Posko ini akan menerima laporan masyarakat serta melakukan pemantauan dan pembaruan informasi secara berkala.

“Kami juga akan intens melakukan komunikasi dan koordinasi bersama seluruh komponen di tingkat kecamatan dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, guna memaksimalkan upaya penyelamatan apabila terjadi musibah,” tambahnya.

BPBD Takalar turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan secara mandiri, termasuk melakukan mitigasi sederhana seperti membersihkan saluran air agar tidak terjadi penyumbatan yang dapat memicu banjir.

Selain itu, warga diminta lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah ketika cuaca ekstrem terjadi. Imbauan khusus juga disampaikan kepada para nelayan agar memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut guna menghindari risiko kecelakaan.

“Kami berharap masyarakat tetap waspada dan selalu memperhatikan informasi cuaca terkini, agar dapat meminimalisir risiko yang tidak diinginkan,” tutup Andi Arif Zainal.

(Tojeng)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*